MACAM MACAM ROKOK TRADISIONAL

       Merokok sudah dikenal sejak 3000 tahun sebelum Masehi, dala berbagai budaya merokok memiliki fungsi yang berbeda. Bangsa Indian mewajibkan setiap pemuda untuk menghisap rokok sebagai bagian dari proses memasuki masa kedewasaan. Ada pula yang merokok untuk mengusir serangga atau nyamuk yang mengganggu di waktu malam hari. 
        Di Indonesia kebiasaan merokok sudah ada sejak lama yang dipengaruhi oleh pedagang dari Arab dan Eropa. Kemudian berkembang pesat sejak Belanda membuat perkebunan tembakau di berbagai tempat di Indonesia. Dan memunculkan banyak variasi dan bentuk serta bagaimana itu tentang rokok. Berikut beberapa macam jenis rokok yang dikenal di dunia :

ROKOK KLOBOT


        Rokok klobot populer didaerah Jawa, rokok ini dinamakan rokok klobot karena pembungkusnya berasal dari daun buah jagung dan diikat dengan benang. Klobot itu sebutan untuk selubung buah jagung, teksturnya yang tidak mudah robek  dimanfaatkan okeh moyang kita untuk pembungkus rokok tembakau. Dari situlah rokok klobot menjadi merk tersendiri, dan cukup populer dikalangan petani yang miskin.
Seiring perkembangan jaman rokok klobot juga mulai dipasarkan secara luas dengan merek tertentu. Bentuknya seperti kerucut yang semakin keujung semakin mengecil. Soal rasa bagi para perokok memang rokok klobot jauh dari rasa nikmat seperti rokok lainnya. Alasan kenapa para petani mengkonsumsi rokok klobot adalah masalah harga yang terjangkau.

ROKOK CERUTU

       Rokok jenis ini bentuknya besar panjang dengan diameter bervariasi sesuai market yang dituju, tetapi yang paling umum adalah berdiameter kurang lebih 1,5 cm. Ada dua macam janis rokok cerutu, pertama adalah rokok cerutu yang dibuat dari beberapa lembaran daun tembakau yang digulung kemudian diberi perekat khusus di bagian luarnya. Dan kemudian dipotong rapi sesuai ukuran standart jual serta di beri merek. Contoh : rokok cerutu produksi Pabrik Tarumartani di Jogja.
Yang kedua adalah hanya bagian pembungkus luarnya saja yang berasal dari lembaran daun tembakau, lalu dirapika sesuai standart jual. Pabrik RokokDjarum Kudus pernah memproduksi rokok cerutu jenis ini yang diberi merek Cigarillos.

ROKOK DAUN NIPAH

       Rokok daun Nipah cukup populer di wilayah Dumatra, terutama Aceh. Jenis rokok ini adalah rokok tembakau biasa hanya pembungkusnya saja diambil dari daun Nipah. Perokok kebanyakan meracik sendiri tergantung selera dengan dicampur cengkih atau kemenyan kemudian dilinting daun Nipah kering.

ROKOK TINGWE /LINTING DEWE
kertas pembungkus tingwe
       Rokok Tingwe cukup disukai di daerah Jawa Tengah, ada pabrik yang menyuplainya dalam bentuk terpisah bagian per bagian. Tembakau dijual tersendiri, cengkehnya dalam bentuk kemasan sachet, serta kemasan uwur (biasanya pakai kertas coklat) dan kertas pembungkus dari semacam kertas buram yang berasa manis dimulut. Kakek-kakek petani suka jenis rokok ini, beliau-beliau ini suka meracik tingwe ketika istirahat usai menggarap sawah. Ditemani segelas teh kental dengan gula batu, lalu mulai meracik lintingan rokok tingwe dan menyulutnya sembari melepas lelah.

ROKOK BIDIS
wikipedia
       Secara spesifik rokok ini terkenal di wilayah Kamboja, Pakistan, Bangkadesh dan India. Rokok Bidis adalah rokok diracik dari serpihan dan abu tembakau hitam, tanpa campuran cengkeh dan pembungkusnya dari daun Tembumi kering yang dilinting lalu diikat dengan seutas benang. Rokok Bidis adalah rokok kelas bawah, dimana mereka tak terjangkau oleh rokok umumnya. Terkadang mereka mencampurkan berbagai saus rasa buah-buahan agar lebih nikmat dihisap.

ROKOK KAWUNG

      Rokok Kawung berupa tembakau rajangan yang dibungkus atau dilinting dengan daun aren.

ROKOK KLEMBAK

      Rokok Klembak mirip dengan rokok tingwe cuma, racikannya ditambah dengan kemenyan. Makanya rokok jenis ini sering disebut dengan Rokok Menyan. Campurannya adalah terdiri dari tembakau, cengkeh dan secuil kemenyan yang ditumbuk kasar. Kemudian ditaruh diujung pipa khusus untuk merokok, dan dibakar untuk dihisap perlahan lewat ujung pipa lain yang kebih kecil. Atau bisa juga dilinting memakai kertas khusus kemudisn tinggal dinikmati.

ROKOK KUNYAH ATAU ROKOK KINANG

      Rokok jenis ini untuk menikmatinya sesuai namanya, yaitu dengan mengunyahnya. Tembakau dikunyah bersama dengan secuil kapur ( bhs jawa "injet"), daun sirih/kinang, dan rasanya pahit dan getar. Sehingga perokok atau pengunyah tembakau seringkali meludah untuk menghilangkan rasa. Dan ludahnya akan berwarna merah, makanya disebut "Dubang" dari kata idu-abang yang artinya ludah merah dan kegiatan merokok kunyah itu disebut "Nginang". Di Jawa penggemarnya adalah para nenek-nenek atau kaum hawa, namun sekarang sudah jarang ditemui ada nenek-nenek mengunyah tembakau.
Di Indonesia hampir semua suku mengenal " rokok kunyah" ini dengan berbagai versi, namun intinya tetap sama yaitu mengunyah tembakau, kapur dan daun sirih/pinang. Istilah sekapur sirih dalam budaya melayu menunjukkan hal tersebut.

ROKOK SHISHA
Hookah
      Rokok shisha ada kaitannya dengan rokok Bidis, tetapi kebiasaan merokok shisha biasa dilakukan oleh kelas menengah. Rokok Shisha populer di Afrika Utara seperti Sudan dan Mesir serta Timur Tengah, Turki, Eropa Timur dan juga sampai India. Shisha adalah ekstrak tembakau yang diolah menjadi seperti sirup dan diberi berbagai macam rasa buah-buahan, kemudian ditempatkan pada alat hisap bernama Hookah. Hookah sendiri bisa  punya satu atau lebih pipa, jadi tidak perlu bergantian untuk bersama menghisap shisha.
dari berbagai sumber.
MACAM MACAM ROKOK TRADISIONAL MACAM MACAM ROKOK TRADISIONAL Reviewed by TABUH GONG on 00:27:00 Rating: 5

14 comments:

  1. itu yang paling atas say pernah nyoba, biasanya ada di daerah jawa, rasanya enak tuh. saya sering bikin sendiri, kebetulan dulu saya pernah di klaten,jogja, magelang dan yang terakhir di wonosobo. semuanya ada rokok model itu.

    ReplyDelete
  2. Kalu rokok klobot di kampung saya itu namanya rokok walang kekek mas, karna nama merk rokoknya begitu jadi banyak orang menyebutnya walang kekek..

    ReplyDelete
  3. rokok tingwe alias linting dewe juga sering saya lakukan dulu waktu jaman smp (jangan ditiru kelakuan nakal saya ini) hehehe

    ReplyDelete
  4. Masih banyak istilah tentang cara menokmati tembakau ini..belum semua terungkap.

    ReplyDelete
  5. jama kecil dulu masih sering lihat orang ngrokok klobot, klembak sama tingwe, skarang jarang banget

    ReplyDelete
  6. berarti cerutu dan rokok daun kawung termasuk pada kategori rokok tradisional ya gan...baru tau sejak lama sih itu mah

    ReplyDelete
  7. Dari daftar di atas, saya pernah merokok rokok klobot, daun nipah dan cerutu yg lain belum...ada satu lagi, waktu dikampung dulu ada rokok tengwe yg gambar bungkusnya lampu patromak..hehe

    ReplyDelete
  8. Rokok klobot masih ada dikampungku. Dan penggemarnya masih banyak. Tingwe, linting dewe itu lebih murah meriah dan mudah didapatkan bahannya.

    ReplyDelete
  9. rokok tingwe tuh masih digunakan oleh orang-orang tua di kampung saya, kayaknya ada lagi tuh yang masuk jajaran rokok tradisional, rokok Bangjo

    ReplyDelete
  10. belum pernah nyoba semua.. cuma pernah nyoba rokok sariawan. haha

    ReplyDelete
  11. yang sisa kayaknya seru itu ya,, cuman g berani dan g punya ngongkos untuk nyobain rokok,hehe

    ReplyDelete
  12. Rokok klobot favoritnya (alm) mbahku, suka banget linting2 tembakau dengan klobot katanya lebih sedep

    ReplyDelete
  13. Bagus blognya. lengkap

    Bagi yang ingin membeli tembakau saya bisa suplai. tembakau madura, besuki super, paiton, kalituri, srintil, kasturi dll
    kunjungi blog saya Tembakau Madura atau sms / phone: 085 736 167 850

    ReplyDelete
  14. Jadi ingat masa kecil suka ambil paper linting merk pagupon punya kakung, cuma di jilat2 doang soalnya manis.

    ReplyDelete

Link Video Lucu
Silahkan di Like jika suka atau Dislike jika tidak suka.
Lihat disini : https://youtu.be/lYCq6aAXCJ0

.