AL CAPONE sejarah singkat (13)



 Kembali ke Chicago di awal 1926, Capone menjadi bersemangat. Bukan karena apa yang ditunjukkannya di New York, siapa dia. Tetapi keberhasilan terhadap kesepakatannya tentang pengiriman whiski dengan Franky Yale. Yang akan mengubah wajah transportasi dan distribusi miras antar negara bagian. Seorang anak muda dengan kehausan akan petualangan dan pencarian pendapatan demi hidup yang lebih baik, melalui serangkaian pengiriman truk-truk bermuatan pasokan bir dan whiski.

       Pada musim semi 1926, keberuntungan dalam perjalanan bisnis Al Capone mulai menemui rintangan. 27 April, Billy Mc Swiggin jaksa muda si "tukang gantung", mencoba menyelidiki kembali kematian Joe Howard pada tahun 1924 yang dituduhkan pada Al Capone. Dan tanpa sengaja menemukan Al secara kebetulan.

      Ketika itu Billy Mc Swiggin pulang dari rumah ayahnya, Red Duffy, seorang veteran detektif polisi Chicago. Tujuannya untuk bermain kartu di tempat perjudian Capone. Ketika bertemu dengan temannya Jim Doherty, seorang penyeludup miras, yang memaksakan Mc Swiggin untuk masuk ke dalam mobil.
Di dalam perjalanan mobil yang ditumpangi mogok. Kemudian mendapat tumpangan dari Klondike 0'Donnel, seorang penyeludup juga dan musuh besar Capone. Keempat orang Irlandia itu pun sepakat untuk minum bersama. Di Cicero, Klondike dan saudaranya Myles menghentikan mobil didekat Hawthorne Inn dimana Al Capone sedang makan malam. Keberadaan 0'Donnel di Cicero secara teritorial adalah sebuah penghinaan bagi Capone.

      Capone dan anak buahnya tak menyadari bahwa Mc Swiggin, ada diantara para musuh gengnya yang sedang minum dalam bar. Capone menunggu mereka keluar di dalam sebuah konvoi mobil. Sampai saat 0'Donnel bersaudara keluar dalam keadaan teler, tanpa ampun senapan mesin Capone dan anak buahnya mulai memberondongi 0'Donnel bersaudara,Jim Doherty dan Mc Swiggin, mereka pun tewas.

     Al Capone dipersalahkan atas insiden itu, meskipun ruang lingkup gerak Mc Swiggin bersama dengan teman-teman penyelundup, integritasnya masih terjaga. Ia tetap mendapat simpati dari publik karena si tukang gantung ini mati dalam usia muda. ada rasa kegeraman ketika menghadapi serangkaian kekerasan dari para gangster dan sentimen terhadap Capone pun tumbuh.

      Sementara setiap orang di Chicago telah mengira bahwa Capone lah yang mestinya bertanggung jawab. Tetapi bukti yang kurang cukup juga menggagalkan surat dakwaan, ketidak berhasilan penyelidikan tersebut membuat malu pejabat lokal. Polisi dibuat frustrasi di tengah kesuksesan bisnis Capone, seiring dengan terjadinya kekerasan dan baku tembak antar geng.
--bersambung--
AL CAPONE sejarah singkat (13) AL CAPONE sejarah singkat (13) Reviewed by TABUH GONG on 20:38:00 Rating: 5

No comments:

Link Video Lucu
Silahkan di Like jika suka atau Dislike jika tidak suka.
Lihat disini : https://youtu.be/lYCq6aAXCJ0

.