GEMBONG si preman

     Sebut saja Gembong, seorang laki-laki muda berperawakan berotot meski agak kurus. Penampilan penuh karakter seorang lelaki tangguh dan kalau lengan baju tersingkap maka terlihatlah sebuah gambar tato dilengannya. Gembong seorang pengangguran pekerjaannya sehari-hari absen ditempat tongkrongan seperti biasa, pinggir jalan dibawah pohon asam dekat perempatan. Kalau ada teman yang sedang punya kepentingan tertentu, biasanya Gembong lah yang selalu dijadikan pengganti pekerjaan sebagai tukang parkir disebuah kantor perusahaan swasta. Terkadang juga dia diajak menemani temannya yang lain, Jabrik namanya, seorang makelar property. Atau kadang dimintai tolong temannya yang lain, si anu ngajakin ini, si anu ngajakin itu dll. Dari situlah Gembong bisa sedikit bernafas, sementara di rumah, orang tuanya sudah tidak memperdulikannya lagi.

     Kegiatan sehari-hari hanyalah nongkrong bersama dengan beberapa teman, atau sering juga dia terlihat asyik ngobrol dengan seseorang sambil ketawa ketiwi. Bila malam menjelang bersama teman se-geng dan sebuah gitar Gembong selalu meghabiskan waktu kadang teler sampai pagi. Keluyuran kesana kemari atau godain orang yang lewat, terutama cewek, adalah kegiatan sampingannya.

      Kalau lagi banyak duit Gembong selalu 'royal', semua teman dapat bagian, semboyan ada gak ada ya dimakan menjadi alasannya. Maklumlah teman satu geng, apalagi di situ Gembong adalah yang paling disegani. Gak ada dia maka tongkrongan gak rame, gak seru, jadi hambar tanpa Gembong.


Mat Drajat seorang mantan preman 

      Tak ayal lagi dia sacara de facto dianggap menjadi ketua gengnya, geng yang gak punya nama namun eksis dan sejajar dengan geng lain di kota. Pernah sekali geng si Gembong dimintai tolong seorang anggota geng 'sebelah', katanya dia punya masalah dengan geng yang lainnya. Akhirnya Gembong pun turun tangan sendiri, bersama mereka mendatangi markas geng lawan. Dengan berboncengan mereka menuju arah yang ditunjukkan dan ketika sampai, disitu sudah menunggu banyak preman.

        Tanpa rasa takut Gembong diiringi temannya mendekati gerombolan itu, tanpa basa-basi pula dia suruh menunjukkan yang mana preman yang bermasalah. Tetapi tanpa diduga yang keluar dari balik tembok bangunan kosong itu ternyata adalah teman lama Gembong. Gundul, laki-laki yang maju itu ternyata bos geng tersebut, sontak pula Gundul terkejut bukan kepalang. Semua jadi heran, tadinya mereka sudah bersiap bentrok dan ternyata yang terjadi malah seperti reuni antara kedua bos geng. Wajah-wajah tegang berubah menjadi mimik penuh tanya, apa gerangan yang akan diputuskan oleh bos mereka. Dan bukannya adu otot yang terjadi keputusannya, kedua orang yang bermasalah tadi malah diadu, berkelahi sampai salah satu kalah. Sementara yang lain tidak boleh membantu, waktunya pun dibatasi.

      Setelah bag big bug kedua orang yang berkelahi tadi disuruh berhenti oleh Gundul. Mereka berdua disuruh berjabat tangan tanada perdamaian setelah diberi waktu untuk melampiaskan dendam masing-masing. Di kemudian hari keduanya malah akhirnya berteman akrab, begitu juga dengan kedua geng akhirnya juga menjadi kolega, sering mengadakan acara bersama. Teler bersama, nongkrong bersama dan sebagainya, nama Gembong pun tambah terkenal di kotanya yang kecil.


     ( berlanjut )

 
          
GEMBONG si preman GEMBONG  si preman Reviewed by TABUH GONG on 22:43:00 Rating: 5

No comments:

Link Video Lucu
Silahkan di Like jika suka atau Dislike jika tidak suka.
Lihat disini : https://youtu.be/lYCq6aAXCJ0

.