Luciano yang Ambisius

www.quelmabulbos.blogspot.com

       Semasa remaja Luciano adalah anak muda yang menjadi preman karena keadaan. Dia sangat cerdik bersama geng pimpinannya Lower East Side, menguasai sejumlah kecil wilayah di kota New York. Selain itu Luciano dan geng bekerja juga untuk bos mafia keluarga Joe Masseria. Dengan kecerdikannya posisi Luciano cepat menanjak, tak berapa lama pun ia berhasil menjadi orang kepercayaan keluarga Masseria. Pada 1920an Masseria tengah serunya betikai dengan keluarga mafia pimpinan Salvatore Maranzano. Banyak korban tewas dikedua belah pihak yang sedang berseteru tersebut. Mereka berdua, Masseria dan Maranzano adalah tipe kepala mafia yang masih kolot. Mereka selalu kaku dalam menghadapi persaingan bisnis, keluarga mafia kawakan yang ingin tetap mempertahankan "tradisi", kehormaran dan martabat keluarga mafia di Amerika. Dan pada ujungnya menimbulkan terjadi banyak bentrokan antara mereka. Sebagai orang muda yang punya kemampuan untuk merubah keadaan, Luciano sepertinya datang tepat waktu. Bersama sebayanya yang punya visi sama mereka mendobrak tradisi lama mafia.

      Awalnya para anggota mafia hanya mau bekerja dengan siapapun asal orang Italia dan akan bersikap skeptis bila bekerja tidak dengan orang dari Sisilia. Luciano, meski demikian mempercayai bahwa selama masih tetap menghasilkan uang, tak masalah dengan siapapun ia dapat bekerja sama. Maka Luciano tak terlalu menggubris nasehat para mafioso senior tentang pentingnya tradisi lama. Luciano malah mampu bekerja sama dengan beberapa faksi yang terlibat pereteruan. Bahkan dia bersama para anak muda yang penuh semangat dan cukup ambisius mencoba membuat rencana untuk "mengkudeta" para senior mereka, sesegera mungkin.

        Suatu hari di tahun 1929, Luciano "diculik". Waktu itu ada kesepakatan dan dia diharuskan pergi kesebuah tempat. Namun ternyata hal itu adalah sebuah jebakan, Luciano mencoba untuk disingkirkan. Dia dhajar ditempat itu hingga kelenger, kemudian dibuang begitu saja dipantai New York Bay. Mungkin dikiranya Luciano telah mati, tapi dia beruntung masih hidup. Dari kejadian tersebut Luciano mendapat luka yang membekas dipipi dan bagian atas matanya, meski telah sembuh. Cacat itulah yang menjadi tanda keberuntungan Luciano. Maka teman-temannya memberikan julukan "Lucky" kepadanya, namun bukan itu saja. Hal itu juga karena kecerdikan dan keberuntungannya dalam menghindari urusan dengan polisi, sejak itu dia terkenal sebagai
Lucky Luciano.

      Setelah penculikan itu Luciano seperti mendapatkan jalan keluar lewat sahabatnya Meyer Lansky. Dia tahu siapa yang telah mencoba membunuh sahabatnya itu. Orang itu adalah orang suruhan musuh dari bos mereka, Masseria. Maka kemudian Luciano melakukan ide gilanya dengan justru lebih mendekat kepada Maranzano. Bahkan setuju untuk merancang sebuah upaya untuk menyingkirkan Masseria. Hal tersebut dilakukan agar Maranzano menjadi percaya kepadanya, kesepakatan itu akan berakhir ketika terjadi perang Castellamaresse.

       Perang antar geng yang terkenal sebagai perang Castellamaresse berlangsung antara 1928-1931, mengakibatkan puluhan anggota geng yang tewas. Perang itu berakhir dengan terbunuhnya Masseria disebuah restoran bernama Coney Island. Masseria dibunuh oleh Bugsy Siegel, Vito Genovesse dan Joe Adonis. Diceritakan kala itu Luciano sedang makan siang dengan Masseria, saat Luciano pamit pergi ke toilet terjadilah pembunuhan itu. Luciano kemudian mengambil alih kepemimpinan keluarga mafia yang ditinggalkan oleh Masseria.
Maranzano kemudian mengangkat Luciano menjadi orang nomer dua, dan memecah New York menjadi lima wilayah yang masing-masing dikepalai oleh orang kepercayaan Maranzano. Dan mereka diharuskan memberi upeti secara berkala kepada Maranzano, dengan janji untuk bebas mencari uang dan akan mendapat perlakuan yang sama. Namun perlakuan dalam pertemuan di New York itu menimbulkan banyak kekecewaan. Antara lain karena Maranzano.mengangkat dirinya sendiri menjadi capo ditutti capi, bos dari semua bos mafia. Dia juga mengurangi kekuatan jaringan dari musuhnya untuk memperkuat cengkeramannya.

       Luciano merasa dibohongi oleh Maranzano, dal hatinya merasa geram karena disuruh membayar upeti kepada Maranzano. Tapi ia masih bisa menahan diri dan berpura-pura bersikap loyal pada Maranzano. Diam-diam ia merencanakan aksi untuk menghabisi Maranzano. Bersama teman-temannya sebenarnya ia telah lama merencanakan itu, namun tertunda.
Berlanjut
Luciano yang Ambisius Luciano yang Ambisius Reviewed by TABUH GONG on 14:05:00 Rating: 5

29 comments:

  1. lama nih gak sapa sana sini,,, ketinggalan cerita menarik nih saya,,, hemmm kesibukan sedang menyelimuti diri :D,,, ijin menyimak lagi kang mas :)

    ReplyDelete
  2. izin neduh sob..

    Sukses Untuk Anda...

    Salam Blgwalker..

    Ditunggu Kunjungan Baliknya...

    ReplyDelete
  3. yaa sama-sama sobat semua..thanks4ur visit

    ReplyDelete
  4. Panjang juga ini ceritanya.Baca saja saya Mas :)

    ReplyDelete
  5. selamat malam sob. aku mesti bilang woow nih..baru tahu banyak cerita apik di sini, ijin menyimak yaaa..

    ReplyDelete
  6. Hidup memang penuh dinamika, warna-warni, gelap-terang, lurus-bengkok, tawa-tangis, dan hidup-mati. Lakon manusia ada tiga yakni lahir-hidup-mati. Lakon tengah yaitu hidup ini yang 'amat ramai'. Semoga kita dapat mengambil 'pelajaran' didalamnya. Salam sukses buat Admin 'TabuhGong'.

    ReplyDelete
  7. luciano blogger juga nggak brow?

    ReplyDelete
    Replies
    1. OM RINEM !!!!!!!!!!
      Niat amet comentnya e .. -_-

      Delete
    2. waka waka ...Luciano Pavarotti kali..

      Delete
  8. Numpang Duduk-Duduk Sambil Baca-Baca Artikel Sobat...

    Ternyata Keren-Keren Dan Bagus Banget Blognya...


    Sukses Untuk Anda..

    Salam Blogwalker..

    #Ditunggu Koment Backnya...

    ReplyDelete
  9. selamat malam sahabatku..
    postingan yang bermanfaat..
    terima kasih telah berbagi sob..

    ReplyDelete
  10. Begitulah lika-liku perjalanan hidup,,
    Banyak tokoh seperti luciano,, Dan terkadang yang seperti itu bisa menjadi contoh dan hikmahnya buat kita ,, :)
    Nice post omm..

    ReplyDelete
  11. nyimak baca ceritanya sob,
    slam knal jg, thanks

    ReplyDelete
  12. wah seru nie sepertinya kelanjutannya. ternyata emang ada dunia mafia ya, kirain cuma dalam filem aja

    ReplyDelete
  13. Lumayan juga postingannya sobat, nambah juga informasi buat saya
    terima kasih ya sob, selamat malam dan salam sukses

    ReplyDelete
  14. knjungan perdana sob. salam kenal'y like bali sob..

    ReplyDelete
  15. Bagus banget tulisannya, inilah yang dinamakan hidup.....

    salam kenal...

    ReplyDelete
  16. hmm ngikkutan koment kosong doank.. :D eheh

    ReplyDelete
  17. hehehe. ternyata si agan belum update. lagi sibuk ya? ya sudah, ane liat liat yang lain dulu dah :D

    ReplyDelete
  18. selanjutnya: Luciano vs Maranzano

    ReplyDelete
  19. thanks atas info yang telah diberikan pasti bermanfaat dan berguna banget bagi saya thnks yah gan

    ReplyDelete
  20. Infonya sungguh sangat berguna pak admin... thanks ya..

    ReplyDelete

  21. tulisan yang bagus dan bermanfaat sekali....terimakasih untuk postingannya!

    ReplyDelete
  22. nice share, semoga sukses selalu pak!

    ReplyDelete

  23. konjungan pagi... trimakasih pak artikelya baus.. saya tunggu artikel barunya kk..

    ReplyDelete

  24. Menarik sekali..
    Artikel yang Anda berikan sangat bermanfaat,,
    salam semangat..

    ReplyDelete

  25. senangnya baca informasi ini, sangat bermanfaat. Ijin share link-nya ke teman-teman biar mereka tahu semua.

    ReplyDelete

Link Video Lucu
Silahkan di Like jika suka atau Dislike jika tidak suka.
Lihat disini : https://youtu.be/lYCq6aAXCJ0

.