Kisah John Dillinger bagian 2

SEPAK TERJANG KEJAHATANNYA

Masa dalam penjara

       Dillinger merasakan akibat dari gaya hidupnya yang penuh kejahatan di dalam penjara Michigan city negara bagian Indiana. Menurut sumber dari penjara yang mengutip perkataan Dillinger,
" Aku akan menjadi bajingan paling jahat yang pernah kalian lihat, ketika aku keluar dari sini."
Uji kesehatan untuk dirinya menyatakan ia menderita gonnorhoe, perlakuan untuk penyakitnya sangat menyakitkan. Ia menjadi "sakit hati" pada masyarakat, karena hukuman yang diterimanya sangat lama meski hanya melakukan kejahatan kecil. Dan pertemuan dengan para penjahat lain di penjara seperti Harry Pierpoint dan Russel "Bobbie" Clark, sangat mempengaruhinya sehingga menjadi penjahat yang 'sukses'. Bersama merekalah Dillinger merencanakan pelarian dari penjara dan sepakat untuk bekerja sama setelah bebas. John Dillinger belajar cara merampok bank secara teliti dari Herman Lamm lalu menggunakannya sepanjang karier kejahatannya.

       Ayah Dillinger mengkampanyekan agar ia dapat segera dibebaskan, dan berhasil mendapatkan 188 tanda tangan dalam sebuah surat petisi. Dan Dillinger akhirnya mendapat pembebasan bersyarat pada 10 mei 1933. Setelah menjalani masa hukuman 8 setengah tahun. Ibu tirinya mengalami sakit justru setelah Dillinger bebas dari penjara dan meninggal sebelum ia sampai dirumah. Dibebaskan dalam masa depresi besar di Amerika, ia hanya punya kesempatan kecil untuk mendapat pekerjaan. Ia pun kembali melakukan tindak kejahatan, dan pada 14 agustus ia merampok bank di Bluffton, Ohio. Polisi melacaknya dari Dayton, Ohio dan ia tertangkap. Dari tahanan di kantor polisi dia dipindahkan ke penjara Allen County di Lima dengan indikasi perampokan bank Bluffton. Setelah dalam penyelidikan intensif sebelum dijebloskan ke penjara. Polisi menemukan dokumen tentang usaha untuk meloloskan diri dari penjara. Polisi meminta Dillinger mengatakan sejujurnya tapi ia memilih diam dan menolak menjawab.

      Dillinger dibantu menyusun rencana untuk melarikan diri dari Pierpoint, Clark dan enam rekan sesama tahanan sebelumnya berunding dalam penjara. Kebanyakan dari mereka bertugas di bagian laundry, dari luar penjara teman yan lain telah menyeludupkan senjata api ke dalam sel. Dimana senjata tersebut digunakan untuk membunuh dua orang penjaga, hanya 4 hari setelah penangkapannya. Kelompok tersebut dikenal sebagai 'geng Dillinger pertama', mereka adalah Harry "Pete" Pierpoint, Russel Clark, Charles Makley, Edward W.Shouse.Jr"of Tere Hante", Harry Copeland, James "Oklahoma Jack" Clark, John "Red" Hamilton dan Walter Dietrich, mentor Dillinger, salah satu anggota peng Herman Lamm. Tiga dari mereka tiba di Lima 12 oktober, menyamar sebagai polisi negara bagian Indiana dan ditugaskan memindahkan Dillinger. Ketika sheriff penjara menanyakan surat suratnya mereka justru mengambil pistol dan menembak mati sheriff itu. Kemudian mereka membebaskan Dillinger dari sel, keempatnya lantas kabur ke Indiana dimana mereka akhirnya sepakat membentuk geng.

Perampokan bank

        Biro of Investigasi (BOI), badan penyidik federal cikal bakal FBI, diterjunkan untuk menyelidiki dan membantu mengidentifikasi kejahatan. Meskipun orang-orang tersebut tidak melanggar hukum federal Amerika. Dan kasus pertama yang melibatkan BOI secara materi diluar yurisdiksinya. Tekhnologi yang terbaru pada saat itu adalah pengenalan sidik jari. Dengan tekhnologi itu mereka berhasil mengidentifikasi semua tersangka dan langsung di sebarkan ke surat kabar nasional di Amerika. Sayembara itu menawarkan hadiah bagi siapa saja yang berhasil menangkap memberikan informasi tentang keberadaan Dillinger dan kawanannya.

       Dillinger dan gengnya pada saat itu mulai melakukan perampokan bank di seantero Indiana. Bank pertama yang dirampoknya adalah The National Bank di New Carlisle, Ohio dan berhasil membawa uang $ 16.000, pada 10 juni 1933. Sepanjang aksi Dillnger selalu menyamar sebagai sales representatif yang sedang menawarkan system alarm untuk gedung bank. Pada waktu masuk ke dalam bank tersebut, Dillinger mempelajari situasi dari target sasaran. Di lain waktu geng itu berpura-pura menjadi kru dari perusahaan film yang sedang mencari lokasi pengambilan gambar untuk sebuah film tentang "perampokan bank".

       Berdiri diantara para penonton syuting film mereka tersenyum dan ikut melihat 'perampokan' itu terjadi. Dan Dillinger bersama teman-temannya kemudian melarikan diri dengan uang rampokan. Cerita-cerita seperti itu hanya menambah tenar namanya dan menjadi legenda. Dillinger serta gengnya secara total diperkirakan telah merampok uang lebih dari $ 300.000.

Bank-bank yang pernah dirampok Dillinger diantaranya :

    1. The Comercial Bank di Daleville, Indiana tanggal 19 juli 1933 yang kehilangan $ 3.500.
    2. The Montpellier National Bank di Montpellier, Indiana pada 4 agustus 1933 dan mengalami kerugian $ 6.700.
    3. The Massachusets Avenue State Bank di Indianapolis, Indiana pada 6 september 1933 dan kehilangan $21.000.
    4. The Central National Bank & Trust .Co di Green Castle, Indiana pada 23 oktober 1933, kehilangan $ 74.000.
    5. The American Bank $ Trust .Co di Racine, Wisconsin pada 20 nopember 1933, mengalami kehilangan $ 28000.
    6. The Unity Trust $ Savings Bank di Chicago, Illinois pada 13 desember 1933, kehilangan $ 8700.
    7. The First National Bank di East Chicago, Indiana pada 15 januari 1934, kehilangan $ 20.000.
    8. The Securities National Bank & Trust .Co di Sioux Falls, South Dakota pada 6 maret 1934, kehilangan $ 49.500.
    9. The First National Bank di Mason City, Iowa pada 13 maret 1934, kerugian $ 52.000.
    10. The First National Bank di Fostoria, Ohio pada 4 mei 1934, kerugian $ 17.000.
    11. The Merchants National Bank di South Bend, Indiana pada 30 juni 1934, mengalami kerugian $ 29.890.

Satu cerita yang sebenarnya kemungkinan cuma dibesar-besarkan tentang kisah perampokan legendarisnya, adalah ketika Dillinger dan gengnya merampok 1.000 koin "Peace Dollars".

       Untuk memperoleh tambahan pasokan persenjataan, mereka merampok gudang senjata milik kepolisian di Auburn dan Peru. Mereka berhasil membawa kabur senapan mesin, pistol, revolver, amunisi serta rompi anti peluru. Mereka bersembunyi di Chicago, dan pada 14 desember 1933, salah seorang anggota geng John "Red" Hamilton tewas tertembak polisi. Sebulan kemudian Dillinger memimpin gengnya merampok bank lagi. Mereka menggasak sebuah bank di Chicago sebelah timur dan menyebabkan tewasnya seorang polisi bernama William O'Malley. Dillinger dituduh bertanggung jawab atas pembunuhan itu, meski siapa pembunuh sebenarnya masih diperdebatkan. Sementara masih sibuk dalam penyelidikan di TKP, teman-teman Dillinger telah melarikan diri ke tempat persembunyian di Florida. Lalu ke El Paso, Texas, menyeberang perbatasan menuju Ciudad Juarez, Mexico dan kembali ke Amerika sampai di Tucson, Arizona.
Kisah John Dillinger bagian 2 Kisah John Dillinger bagian 2 Reviewed by TABUH GONG on 16:50:00 Rating: 5

26 comments:

  1. kesalahan besar hukumannya ringan, kesalahan kecil hukumannya berat ini yang membuat orang jadi dendam

    ReplyDelete
  2. seperti yg terjadi di negara kita saat ini, masih banyak ketidak adilan. terima kasih mas

    ReplyDelete
  3. seperti yg terjadi di negara kita saat ini, masih banyak ketidak adilan. terima kasih mas

    ReplyDelete
  4. tetep hukum kisas seadil-adilnya hukum

    ReplyDelete
  5. Dinegara kita keknya ya ... moga gk pernah kasus ah ...

    ReplyDelete
  6. @insan cita=>hukum qisos itu sudh kuno, tak sesuai dgn HAM


    @zeins=>kalau mau serius yaa itu masalah korupsi,

    ReplyDelete
  7. wah, mafia ya tu orang gan...

    #serem

    ReplyDelete
  8. ikutan menyimak kisah John Dilimernya sobat...

    ReplyDelete
  9. ckckck
    parah bener yah ...

    Salam kenal mas ...

    ReplyDelete
  10. @ cendekiawan IT=> ini komploton geng perampok pada masa resesi besar di Amerika tahun 1930an sob
    @Asis Sugianto=> silahkan sobat dan terimakasih
    @sc => terimakasih kunjungannya teman.

    ReplyDelete
  11. asyik nich..bisa tahu kisah-kisah mafia tempo doeloe di sini :)

    ReplyDelete
  12. waaah, besar bnget harga kepalanya...
    ckckckck

    ReplyDelete
  13. @Tularosa=> terimakasih kunjungannya sobat
    @ Mas Hariyanto=> sik asyiek jumpa denganmu, sik asyiek ...
    @Windowsblog=> yah namanya sja buronan kelas kakap sob, so pastinya

    ReplyDelete
  14. @Tularosa=> terimakasih kunjungannya sobat
    @ Mas Hariyanto=> sik asyiek jumpa denganmu, sik asyiek ...
    @Windowsblog=> yah namanya sja buronan kelas kakap sob, so pastinya

    ReplyDelete
  15. . . aq numpank baca aja dech. gpp kan?!? . .

    ReplyDelete
  16. @namamu susahdiketikmbak=> boleh silahkan, mbonceng lebih asyik loh mbak

    ReplyDelete
  17. john dillinger ini kisah nyata ya? Semacam biografi? BUkan novel/film?

    Trs Ending kisahnya John Dillinger gimana? Ttp sukses jd penjahat kelas kakap ya? #jadi penasaran..

    Apa dia semacam Escobar getu ya..

    ReplyDelete
  18. @mbak Ririe khayan =>wah pertanyaannya banyak banget, jadi bingung jaw abnya, tapi yg jelas jawabnya adalah ini kisah nyata dari orang bernama john dillinger seorang perampok (hihi)

    ReplyDelete
  19. wah... ngeri juga tu orang...
    udah tingkatan penjahat tingkat internasional ne... nice inpo dah Gan...
    Hadir selalu di sini, ijin share : MP3 Inspiatif Bag. XVIII, ditunggu commentnya Sob, Thanks, Salam bLogger

    ReplyDelete
  20. baru tahu kisahnya dr sini, nice info...
    namanya dilinger ya,, bukan kelenger??? hoho...

    ReplyDelete
  21. @SANG PEMBELAJAR => thanks siap merayap nih, tunggu aja
    @sun => tapi Dillinger akhirnya juga kelenger kok,mbak
    @MahaDhifa=> lha sampeyan mau mbonceng sapa? tinggal pilih toh,,

    ReplyDelete
  22. endingnya kok kurang lengkap, bagaimana kisah terakhirnya si dilinger, mesti dilanjutkan nih ceritanya hehehehe

    ReplyDelete
  23. Kalau nggak salah tentang JHON Dilinger itu di filmkan yach mas.... Judulnya PUBLIK ENEMIES , ceritanya bagus banget, saya lagi cari kasetnya tuch. Salut buat perampokan banknya .

    ReplyDelete
  24. http://pelanginewsinfo.blogspot.com/2017/05/pelangiqq-bagaimana-cara-bermain-dan.html
    http://pelangiqqmyblog.blogspot.com/2017/05/apa-sebenarnya-judi-online.html
    http://pelangimagazine1945.blogspot.com/2017/05/kemenangan-adalah-tergantung-bagaimana.html
    http://allaboutpelangiqq.blogspot.com/2017/05/hidup-bergelimang-harta-dari-judi-online.html

    ReplyDelete

Link Video Lucu
Silahkan di Like jika suka atau Dislike jika tidak suka.
Lihat disini : https://youtu.be/lYCq6aAXCJ0

.