AL CAPONE sejarah singkat (10)

Dion O'Banion

        Sementara nama Capone sering disebut dan dikaitkan dengan serangkaian pembunuhan. Faktanya adalah bahwa ada banyak gangster lain yang juga harus bertanggung jawab sebagaimana Al Capone dan Torrio. Satu contoh misalnya Dean "Dion" O'Banion seorang pebisnis toko bunga, namun juga mempunyai bisnis pengedar dan penjual miras ilegal. Schoenberg menggambarkan Dion sebagai laki-laki yang tak pernah bersikap keras, kebiasaan baiknya pada sesama bahkan terhadap musuh sekalipun. Mencerminkan kesopanan dan keceriaan telah tertanam dalam dirinya. Dia selalu menghadapi dunia dengan muka berseri-seri, selalu tersenyum pada siapapun. Namun ada sesuatu dibalik matanya yang biru.

     Dia terkenal sebagai tukang memuji orang dan peramah meskipun tak pernah secara bersamaan. Setidaknya satu tangan diulurkan untuk bersalaman sementara tangan yang lainnya tetap dalam saku memegang senjata. O'Banion diketahui punya kelakuan ganjil, termasuk menembak mati seseorang karena masalah yang sepele. Dan ketika dimuka umum ia membunuh orang setelah bermasalah di Four Deuce milik Capone. Yang menyeret Capone dalam masalah penyelidikan pembunuhan yang tak perlu. Ada tumbuh kesadaran bahwa sesuatu harus dilakukan untuk Dion. Yang berperilaku impulsif, kekanakan dan tidak bertanggung jawab.

      Masalah yang paling buruk adalah ketika ada hal yang berseberangan antara aliansi Capone dan Torrio dengan Dion dan Geena bersaudara. Padahal Geena ( Angelo dan Mike) adalah teman dekat Torrio. Sengketa muncul saat Geena bersaudara mulai mengedarkan dan menjual bir rotgut murah kepada para pelanggan Dion. Secara prinsip sebenarnya pendapatan Dion dari penjualan bir tersebut tidaklah terpengaruh. Dan Torrio pun tampaknya kewalahan menjaga dan mempertahankan perjanjian perdamaian.

      Dion kemudian membajak truk pengiriman milik Geena yang penuh dengan bir. Dion menawarkan jalan keluar bagi Torrio, ia menawari Torrio untuk pensiun dan memberikan sebuah tempat di Colorado jika Torrio tertarik. Hal itu di kemukakan Dion dalam sebuah pertemuan di Sieben brewery. Mengetahui akan ada serangan Dion menyudahi pertemuan itu lebih cepat. Tak hanya akan berakhir di penjara Torrio dikhianati Dion. Uang perjanjian tidak dikembalikan dan lebih buruk lagi Dion membual bahwa ia telah ditipu oleh Torrio. Dan nasib Dion berada diujung tanduk.

      Mike Merlo adalah ketua Unione Siciliana di Chicago, sebuah perkumpulan para gangster berskala nasional, meninggal karena kanker. Sebuah upacara pemakaman besar sudah direncanakan, Dion pun turut berperan.
Franky Yale pun datang dari New York akan menghadiri pemakaman Merlo. Pada saat bersamaan Torrio dan Capone sepakat untuk nenyingkirkan Dion, Franky puga sepakat dengan hal itu. Kemudian akan menggantinya dengan Angelo Geena untuk mengelola wilayahnya. Setelah dia dikecewakan oleh Dion mengenai surat utang dalam sebuah perjudian.

      Dua hari setelah kematian Merlo, tanggal 10 nopember 1924. Dion berada di tokonya bersama pelayan toko sedang mempersiapkan bunga-bunga pesanan untuk pemakaman Merlo. Ketika datang tiga orang memasuki tokonya, pelayan yang merasa takut segera ke belakang. Dion menyambut ketiga tamunya dengan baik.Dion mengira orang-orang tersebut akan mengambil pesanan bunga untuk pemakaman Merlo. Ia mengulurkan tangan hendak berjabat tangan tetapi ketiga orang tadi malah mengeluarkan0senjata api dan mulai menembak.

      Dari belakang pelayan toko mendengar suara tembakan sebanyak enam kali. Kemudian menghampiri bosnya di depan, dan dia mendapati sang bos sudah tergeletak bersimbah darah di lantai. Tiga orang tamunya tadi sudah keluar dari toko, dua orang pembunuh kejam itu nampaknya adalah orang dari sicilia Jack Anselmi dan John Scalise. Satu orang lagi masih membingungkan kemungkinan adalah Franky Yale atau Mike Geena. Tetapi tak seorang pun dari mereka yang diajukan ke pengadilan.

      Pemakaman Dion sangat menakjubkan, Chicago Tribune menggambarkan; " pada tiap sudut peti mati tersebut, terdapat ornamen yang berukir indah. Warna peti matinya abu-abu keperakan, pada bagian tutupnya terdapat lambang malaikat yang melambangkan kemuliaan martabat dan juga keangkeran. Disinari cahaya dari banyak lilin dan bau parfum yang menyesaki ruangan."

       Wewangian parfum berlomba-lomba menghampiri ribuan pelayat yang datang. Berbalut dengan warna hitam yang berderet, sebagian para pelayat turut mengantar sampai ke kuburan.

      Upacara pemakaman Dion yang megah bagi Torrio dan Capone seperti selebrasi. Mereka bisa mengambil alih wilayah yang selama ini dikuasai Dion. Mereka akhirnya dapat menyingkirkan musuh yang berbahaya dan sulit diprediksi. Dan itu sungguh melegakan bagi mereka. Sementara pihak kepolisian garuk-garuk kepala menyelidiki pembunuhan Dion. Teman dekat Dion rupanya tahu siapa si pembunuh itu.
--bersambung--
AL CAPONE sejarah singkat (10) AL CAPONE sejarah singkat (10) Reviewed by TABUH GONG on 20:04:00 Rating: 5

No comments:

Link Video Lucu
Silahkan di Like jika suka atau Dislike jika tidak suka.
Lihat disini : https://youtu.be/lYCq6aAXCJ0

.