AL CAPONE sejarah singkat (7)

Giacomo"big jim"Collosimo paling kiri

 KEHIDUPAN DI CHICAGO

       Chicago adalah tempat yang sempurna bagi tumbuhnya kejahatan. Kota ini sangat keras, gaduh, orang dapat dengan bebas minum miras asal punya duit untuk membelinya (dimana masa itu adalah masa pelarangan peredaran dan penjualan miras illegal). Chicago setiap tahun membantai 10 juta ekor ternak, mulai sapi, kambing, sampai dengan babi untuk industri konsumsi. Kota ini juga merupakan pusat keuangan komersial pada masanya.

       Korupsi menjadi tradisi di kota yang terletak di sebuah padang rumput yang luas. Menciptakan lahan yang empuk bagi kejahatan untuk berkembang dengan leluasa. Chicago juga terkenal karena kemakmuran dan wisata seksnya.

       Ketika Al Capone datang pada tahun 1920, kota pusat perdagangan daging ini telah menjadi provinsi dari kejahatan terorganisir. Gembong bisnis ini adalah "Big Jim" Colosimo, bersama sang istrinya Victoria Moresco, madam yang sukses. Yang dengan sukses meraup penghasilan lebih dari $ 50.000 setiap bulan dari rumah bordilnya.

       Big Jim adalah pemilik Colosimo Cafe, salah satu klub malam yang paling populer di Chicago. Tak peduli meski ia adalah germo, itu tak menghentikannya minum -minum bersama dengan orang kaya dan terkenal. Big Jim selalu mengenakan cincin berlian berkilauan pada jari gemuknya, juga pada sabuk celananya. Begitulah typikal produk masyarakat Chicago - ganteng-murah hati-mencolok dan penuh gengsi.

       Sebagai wakil untuk menjalankan bisnisnya, Big Jim dengan bijaksana mengangkat John Torrio dari Brooklyn. Hal tersebut adalah keputusan terbaik yang dibuatnya. Torrio adalah seorang yang serius, dia mengembangkan bisnis Big Jim dengan baik tanpa banyak menarik perhatian. Torrio tidak terlalu tertarik dengan urusan yang berbelit. Kontras dengan Big Jim, Torrio tak minum, merokok cerutu, Torrio bersumpah untuk tidak menghianati istrinya.
Bersama al capone

       Kejatuhan Big Jim dimulai saat seorang penyanyi muda yang cantik, Dale Winters, memikat hatinya. Kemudian Big Jim menceraikan Victoria dan menikahi Dale.
Melihat keputusan Big Jim merekrut Torrio, Frankie Yale memanfaatkannya untuk memukul kekaisaran bisnis Big Jim.

      Pada 11 mei 1920 Yale membunuh Big Jim di klub malamnya. Bergreen menggambarkan pemakaman pimpinan gangster tersebut : "sebuah upacara pemakaman yang ironis, pertunjukan dari para tokoh politik, penghibur, pendeta dan kapten polisi. Yang memberikan penghormatan terakhir kepada orang yang seharusnya mereka kutuk".
Colosimo sudah diketahui sebagai germo utama di Chicago, namun penghormatan tetap diberikan termasuk tiga hakim, seorang anggota Konggres, asisten jaksa dan tidak kurang dari sembilan anggota dewan kota Chicago.

      Akhirnya polisi dapat menangkap pembunuh Colosimo di New York. Namun satu-satunya saksi pembunuhan tersebut yaitu pelayan klub malam, menolak bersaksi yang memberatkan Frankie Yale di pengadilan. Sementara Yale mampu terhindar dari tuntutan, Yale mencoba mengambil alih kekaisaran Colosimo tetapi gagal. Torrio berhasil mengelola bisnis Big Jim menjadi bisnis multi jutaan dollar. Dengan peningkatan bisnis yang besar pada masa pelarangan di tahun 1920-an.
--bersambung--
AL CAPONE sejarah singkat (7) AL CAPONE sejarah singkat (7) Reviewed by TABUH GONG on 13:25:00 Rating: 5

No comments:

Link Video Lucu
Silahkan di Like jika suka atau Dislike jika tidak suka.
Lihat disini : https://youtu.be/lYCq6aAXCJ0

.